Sulitnya Menjadi Perempuan, Karena Memiliki Bekas Saat Sudah Pernah Melahirkan

Orang Tidak Akan Pernah Menunjukkan Dirinya Rapuh Di Depan Orang Banyak

Memang jika dibilang ada enaknya menjadi pria dan wanita. Ada juga yang tidak enak saat menjadi pria dan wanita. Ada plus minusnya. Dan untuk urusan seks bebas, bisa dibilang enak di posisi pria. Karena pertama saat melakukan seks bebas, dan ternyata malah keterusan. Si wanita hamil. Yang membuat posisi pria ini beruntung adalah, si pria tidak ada bekas atau tanda. Dia tidak memiliki jejak bahwa dia pernah melakukan seks bebas. Beda dengan wanita. Wanita saat sudah hamil, akan ada bekas. Sehingga saat terjadi kesalahan karena seks bebas, si pria bisa dengan gampang lari dari tanggung jawabnya. 

Sulitnya Menjadi Perempuan, Karena Memiliki Bekas Saat Sudah Pernah Melahirkan

Dan wanita yang menjadi korban, dia harus menanggung kesalahan tersebut. Dia harus mengandung anak tersebut. Dan tidak mudah mengandung anak, apalagi di usia muda, dan syukur kalau si pria bertanggung jawab, dan menemaninya saat dia harus hamil, sampai tiba di saat dia harus melahirkan. Dan si pria terus di sampingnya. Tapi kalau si pria malah melarikan diri dan tidak bertanggung jawab. Si perempuan harus melewati semua itu sendiri, dan itu sangatlah berat. Dia menanggung malu sendiri, menanggung rasa sakit sendiri, bahkan tidak hanya sampai di melahirkan. Tapi sampai setelahnya. Dia harus membesarkan anak itu sendiri. 

Tidaklah mudah menjadi perempuan. Dan setelah dia melahirkan, dia sudah memiliki bekas. Tanda bahwa dia sudah pernah melahirkan. Sehingga tidak mudah menjadi perempuan, dia harus menanggung itu semua terus menerus. Dan yang ditanggung tidak hanya sampai melahirkan. Tapi setelah lahiran dia harus mengurus anak itu sampai besar. Dan mengurus anak yang baru lahir itu tidaklah mudah. Itu adalah masa-masa yang paling sulit saat menjadi orang tua, dimana mengurus anak yang baru lahir sampai beberapa tahun kedepan, karena anak masih belum bisa apa-apa.

Apalagi sebagai perempuan. Dia harus memberikan asi, dia harus menjaga dirinya, harus menjaga kesehatannya, karena dia harus terus memberikan asi kepada anaknya. Dan memberikan asi setiap beberapa jam sekali, apalagi saat bayi baru lahir, hampir setiap 3-4 jam, ibu harus memberikan asi. Jadi jam istirahat si ibu menjadi tidak karuan, dan memberikan asi itu sakit loh, bahkan kadang dan sering sekali terjadi, payudara si ibu sampai lecet, luka karena memberikan asi kepada anak.